10

Daster itu

Sebuah obrolan yang aslinya sudah lama baget. Obrolan di sebuah warung makan bersama seorang teman, Mas Temukonco dkk. Sebenarnya ini menyambung cerita dari obrolan ini. Sebuah obrolan ngalor ngidul yang mendadak malah jadi ngakak-ngakak. Jadi begini ceritanya…

Sebenarnya apa sih pakaian yang menurut cowok itu sexy? Lingerie? Rok Span? Atau apa? Sebuah pertanyaan yang agak konyol sebenarnya, tapi karena waktu itu di sebuah warung makan ada cewek pakai pakaian kantor yang mendadak lewat dan membuat semua cowok yang ada di sudut meja menghentikan pembicaraan sejenak. Lalu pembicaraan yang agak serius tentang sesuatu itu mendadak beralih topik, sebenernya apa sih pakaian wanita yang menurut lelaki itu sexy? Ada yang menjawab rok span, lingerie, dan daster.. hmm.. daster..

Rok span itu memang sexy, balutan kemeja dan rok span dengan high heels ditambah kalau rambutnya dikuncir, emang membuat lelaki kemecer melihatnya. Lingerie? hm… buat saya itu kok biyasa banget ik, bukan sexy, tapi cuman mengundang nafsu secara singkat. hmm.. masalah daster.. hmm begini…

Akhirnya pembicaraan menuju tentang kenapa kok daster itu pakaian yang sexy buat sebagian pria, apalagi pria matang.. kalau saya sih masih separo mateng.. cukupan… halah.. jadi daster itu menunjukan bahwa seorang wanita itu sudah siap omah-omah dan memiliki sifat keibuan. kenapa begitu.. sekarang liat lah di rumah-rumah.. seorang ibu mengasuh anaknya, digendong, masak, bersih-bersih rumah dan melakukan segala sesuatu dengan daster. Lalu.. mana sexynya??

sexynya di sini.. ini sih menurut orang senior-senior sih.. yang pasti bukan saya.. kalau melihat wanita(pasangannya) pakai daster, habis kramas trus rambutnya masih sedikit basah, sambil ngeringin rambut di depan meja rias, itu sexy katanya.. bau tubuh seorang wanita yang habis kena sabun ditambah rambut yang habis kramas katanya harumnya melebihi bau parfum refill di selokan mataram jogja sana… yang katanya kalau mencium bau itu bikin libido meningkat.. duh.. kok malah ngomongin libido.. tapi menurut beliau-beliau tersebut, katanya sih gini, “papa ndak masuk kerja dulu ya.. ” gitu katanya. saya ndak paham maksutnya.

nah, itulah cerita tentang daster, daster yang aslinya sih busana asli dari Indonesia, sexy-nya melebihi pakaian mahal dari eropa.. Kemudian malam sudah larut, kami(pria-pria selo yang ngobrol di pojokan ruangan rumah makan) tersebut pulang. Jadi, buat lelaki yang mungkin terlalu berfikiran ndak moderen  ini, daster adalah pakaian paling sexy versi kami. Bukan ligerie, bukan span, atau pakaian-pakaian mahal lainnya.

 

 

Mas Jun

Working In Silence & Move When The Time Is Right. | Live Slow, Die Whenever. | A Motorcycle & A Mission | Lucky Bastard | Drink Too Much Coffee | me@masjun.com

10 Comments

  1. keseksian alami wanita :’) duh opomeneh dasteran rodo lusuh kringetan bar ngupas bawang :’) trs muni ‘pakneeee.. wis sore ki daharan e sampun siap, pakpung bareng yo ben seger :’)

  2. Waaahh… Terima kasih telah melanjutkan cita-cita menulis blog tentang “Daster”, doakan saya bisa segera menyusul menulis tentang itu juga yaaa… Cen situ Cahaya Asia yang bersinar bagai mentari yang tak henti menerangi Kyoto 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *