15

Filosofi Yuyu Kangkang

Saya menulis tentang ini terinspirasi dari Filosofi Bandung Bandawasa, ntah kenapa kok dongeng-dongeng itu kadang terjadi di kehidupan nyata juga. Inti dari cerita Yuyu Kangkang adalah dimana jangan pernah tergiur sesuatu yang tampak mewah, gimana ndak tergiur, seorang Yuyu Kangkang.. eh, se-ekor Yuyu Kangkang.. wis, pokoknya meski Yuyu ndak punya ekor tapi tetep se-ekor.. iki malah mbahas ekor. Oke! kembali ke inti cerita..

Jadi, jangan sampe tergiur oleh sesuatu yang tampak menyenangkan tapi akhirnya malah membuat kita terjerumus dalam jurang yang tidak menyenangkan. Saya mempunyai teman-teman yang mayoritas bekerja paruh waktu dan banyak yang bekerja di bidang yang menurut saya sangat owsom! kenapa owsom? karena mereka itu bisa membuat sesuatu yang saya sendiri tidak bisa buat. Menurut saya, sesuatu yang saya sendiri tidak bisa buat itu owsom.

Mayoritas yang memiliki kemampuan yang owsom itu tentu dengan gampang akan mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan. Trus trus trus trus.. Hubungannya apa sama cerita Yuyu Kangkang?

Yuyu Kangkang itu bisa diibaratkan seperti seseorang yang berharap pada sesuatu yang lebih tapi malah endingnya tidak menyenangkan, gimana tidak menyenangkan, Yuyu Kangkang berharap akan mendapatkan ciuman dari Kleting Kuning setelah Dia bisa menyebrangkan Kleting Kuning di sebrang sana. Eh, kok ndilalah setelah nyebrangkan si Kleting Kuning, Yuyu Kangkang tidak dapet sun dari Kleting Kuning. Nak yo mesakne to? Padahal ketika menyebrangke kakak-kakaknya Kleting Kuning itu si Yuyu Kangkang sudah susah payah, melewati sungai besar dan tentunya arusnya tidaklah tenang dan pastinya dalam. Kalau tidak, pasti Para Kleting yang warna-warni itu mendingan numpak trail yang tinggi. Tapi jaman semono pasti belum ada trail, jadi daripada naik trail yang tinggi dan ada kemungkinan mlepek di tengah sungai, mending nunut Yuyu Kangkang yang bisa renang.

Nah, kembali lagi ke teman-teman yang owsom tadi. Saya sering mendengar mereka terlalu sering kena PHP(Pemberi Harapan Proyek), saya tidak menutup mata, soalnya kalau merem ndak mungkin bisa ngetik. Saya juga ndak mungkin menutup telinga, karena kalau ngetik juga ndak bisa sambil nutup telinga. Saya yang setiap hari mendapatkan cerita dan mendengar dari mereka yang sering mendapatkan harapan harapan semu itu kadang sok mangkel. Kenapa kok mangkel, mereka bekerja dari pagi sampai pagi lagi. Tentu tidaklah mudah dan gampang, mereka punya tujuan masing-masing. Selain untuk mengisi perut mereka tentunya untuk sesuatu yang sangat mereka tunggu, yaitu LEBARAN! siapa yang tidak menunggu Lebaran, setaun sekali pulang ketemu keluarga, apalagi mereka teman-teman saya ini mayoritas orang yang merantau dari tempat dimana ari-ari-nya ditanam. Dengan keringat dan mata tiap malam tidak pernah tidur tapi mengerjakan pekerjaan yang mereka harapkan ada sedikit apresiasi dari seseorang tapi malah ndak dapat apa-apa. Tentu saya dengarnya kadang sedih. Tapi mau gimana lagi. Asline kok pengen misuhi orang-orang yang selalu memberikan harapan harapan itu.

Masalah PHP itu memang sungguh mengerikan! dari cerita Bandung Bandawasa dan Yuyu Kangkang ini bisa menjadi pelajaran buat semuanya. Bahwa ketika kita berharap pada sesuatu yang tampak menyenangkan, kita harus siap juga untuk menerima sesuatu yang tidak menyenangkan juga di akhir nanti. Yang pasti KITA(IYA, KITA, AKU KAMU DAN MEREKA) kudu siap! Kudu semangat juga! masih ada Kleting-kleting yang lain yang mungkin mau memberikan sun, jangan sampai AWAK’E DEWE( IYA, AWAK’E DEWE.. NDAS’E ORA) seperti Yuyu Kangkang. TETAP SEMANGAT TEMAN! Kalau kata simbah, Rejeki itu datang bisa dari mana saja dan kapan saja, asal tetap mau berusaha dan siap menerima resiko apapun itu. Gusti mboten sare. Kalau yang sare itu Gusti Randa.. Randa anak loro.. *halah*

Mas Jun

Working In Silence & Move When The Time Is Right. | Live Slow, Die Whenever. | A Motorcycle & A Mission | Lucky Bastard | Drink Too Much Coffee | me@masjun.com

15 Comments

  1. Iki cen podo-podo PHP sih.. Tapi beda sektor.. Kalo kemaren kan sektor Jodo, kalo ini sektor rejeki..

    Dari tulisan ini kita tau ternyata PHP merambah ke berbagai cabang.. Semoga suatu hari tidak muncul PHP Cabang Bayi.. Amin..

    • perkara dapet sun itu perkarang paling penting.. tiwas macak siap disun tapi ra sido.. rasane mesti kecewaaaa kaeeeee.. :((

  2. Iyo bener banget si mas, pernah bbrp kali ngalami. kadang mikir juga kok yo iso koyo ngono kuwi.. cen nek harapane mung ro menungso emang kudu siap loro ati. Tp jenenge usaha gaono sing sia sia si, anggep ae kompensasine ditabung nang langit nek pas butuh rak medhun dewe.. :)). karo kudu ati2 men ora keno PHP maneh..

  3. cerita PHP dari leluhur kita harusnya bisa kita ambil pelajaran bahwa PHP sekalipun bisa menyebabkan kudeta. coba lihat sejarah singosari. Ken Arok di PHP Ken Dedes dengan kempolnya. Akibatnya kudeta berdarah sampai 7 turunan. Ini kudu dijadikan pelajaran tenanan.. ciyus!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *