0

Merdeka!!!

Beberapa hari ini di social media rame pemberitaan tentang pengemudi Harley yang ugal-ugalan ketika berkendara di jalanan, dan hari ini tadi, bertepatan dengan 70 Tahun kemerdekaan Negara Indonesia, social media juga rame tentang bagaimana seorang Wapres tidak hormat kepada Sang Saka Merah Putih ketika upacara bendera di Istana Negara. Hehe. Rame ya, Negaraku?

foto: @goenrock

Bendera Merah Putih. foto: @goenrock

 

Saya tidak mau membahas tentang kedua masalah itu di blog saya, saya cuman pengen mengucapkan selamat Dirgahayu Indonesia, negara yang sangat aku bela, ya meski di sana sini masih carut-marut dan acak adul, tapi ntah kenapa saya sebagai orang yang lahir di Indonesia ini (ada yang lebih suka dengan sebutan Nusantara) saya masih cinta dan sayang sekali kepada negara ini.

Dengan keaneka ragaman yang ada di negara ini pun tak membuat saya membenci satu suku, satu agama, satu keyakinan dlsb, meski di media sosial saya banyak sekali teman-teman yang sebenarnya pengen mengeluarkan uneg-uneg tentang ketidak setujuan dengan salah satu pendapat, bahkan membenci sebuah kepercayaan yang ada. Tapi biarlah, mereka toh mencoba berekpresi sendiri. Bahkan sayapun tidak akan mencoba membenci individu tersebut. Semoga.

Saya pernah membaca sebuah artikel yang di-share teman ke Facebook, bahwa negara Amerika pun sebenarnya takut dan segan dengan Indonesia. Ada benarnya juga. Saya pun akhirnya membayangkan jika memang nanti Indonesia diserang oleh negara luar, saya masih yakin bahwa semua rakyat yang saling membenci itu akhirnya bersatu padu untuk membela negara yang mereka sayangi ini. semoga saja begitu. Akan sangat mengerikannya jika nanti kita yang saling membenci dan beradu pendapat konyol itu akhirnya malah tidak saling membantu saat negara ini membutuhkan bantuannya.

Tapi ketakutan saya pun agak sedikit pudar ketika saya membayangkan saat ada salah satu putra terbaik bangsa membela negara kita di cabang olah raga yang sedang bertanding di luar negeri/sedang melawan negara lain, kita bakal membela mati-matian. Bahkan yang awalnya berbeda kubu(fans klub) pun jadi satu untuk membela sebuah warna dan simbol yang sangat sakral yang ada di dada meraka.

Jika boleh mengutip salah satu lirik dari lagu Band Koil – Sistem Kepemilikan¬† –

“ini negara bodoh yang sangat aku bela layaknya kekasih yang tercinta”

ya, siapapun pasti akan membela mati-matian negara ini, apapun kondisi carut-marut acak adul yang ada di negara saya sekarang, saya masih berharap negara ini akan menjadi negara yang besar dan hebat suatu saat nanti. Ntah 10 tahun lagi? 20 tahun lagi? 30 tahun lagi? atau 100 tahun lagi saya tidak tahu kapan,. Bahkan sampai sekarang saya masih berperinsip Pilihanmu, Sandang Panganmu. Tapi tak ada salahnya jika saya bermimpi bahwa negara ini akan menjadi besar dan hebat, meski banyak perbedaan di dalamnya.

 

MERDEKA! DIRGAHAYU INDONESIA!

Mas Jun

Working In Silence & Move When The Time Is Right. | Live Slow, Die Whenever. | A Motorcycle & A Mission | Lucky Bastard | Drink Too Much Coffee | me@masjun.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *