3

Stop Tanya Kapan Di Saat Lebaran

ask

Bulan Ramadan sudah mau habis, kemudian lebaran. Lebaran di mana kita berkumpul dengan orang-orang yang dicinta di rumah setelah lama merantau sepertinya hal yang ditunggu-tunggu semua orang, tetapi ada juga pekara kapan ini membuat orang males untuk bertemu dengan sodara-sodara atau teman-teman ketika di rumah.

Ya, pertanyaan Kapan ini agak sedikit malesin sekali sebenarnya. Kenapa enggak malesin, setiap pertemuan keluarga, kumpulan teman-teman sekolah, pertanyaan ini selalu muncul. Saya dulu termasuk orang yang males ketemu keluarga juga, karena pertanyaan kapan ini.

Pertanyaan Kapan Lulus, Kapan Kerja, Kapan Nikah, Kapan Punya Anak, Kapan Adeknya diberi Adek, Kapan Punya Rumah, Kapan Punya Mobil.. blablabla. Malesin sekali ya?

Ya, emang malesin sekali dengar suara-suara yang sepertinya terlalu berharap tinggi kepada kita. Apalagi pertanyaan tentang kapan itu muncul bukan dari keluarga dekat, orang luar dari keluarga lah yang paling semangat menanyakan pertanyaan yang muncul setiap kumpulan keluarga dan teman.

Saya dengar dari seorang teman yang akhirnya memilih tidak pulang mudik karena males dengar pertanyaan kapan ini. Ya males, katanya. Males menjelaskan, males ngomonginnya males membahasnya yang tentunya akan seperti itu jawabannya.

Buat sebagian orang, agak sensitif, ya setidaknya kita tau apa yang dimau orang itu, kalau emang belum waktunya lulus ya wis, kalau belum waktunya nikah ya wis, kalau belum waktunya punya anak ya wis, kalau belum punya adik buat anaknya ya wis, kalau belum punya rumah ya wis, kalau belum punya……. ya wis. Kita tak perlu tanya hal-hal yang sensitif tersebut.

Ada banyak alasan kenapa kok mereka belum melakukan itu semua. Jadi sih, mendingan STOP TANYA KAPAN ketika kumpul dengan keluargamu yang belum bisa seperti yang kamu pengenin itu. Cukup doakan yang terbaik saja, tak perlu banyak bertanya kapan. Karena situ juga belum tentu mau bayarin semua apa yang menjadi pertanyaan kapan itu. Jadi, jika tak mau bayarin, duduk diam, ngobrol tentang masa depan yang lebih asik saja, daripada basa basi tanya. Kan ya rasanya ndak enak kalau ditanya ‘situ kapan mati’ kan? kan semua sudah dipunya. *mlayu*

Ini bukan curhatan, tetapi sering ditemui di banyak kumpulan ketika lebaran, yang harusnya lebaran itu bisa dibuat ngobrol yang asik-asik karena sudah lama tidak ketemu, kangen-kangenan dll yang malah nanti kita tidak bisa ketemu dengan sodara tersebut karena males denger suara-suara tentang pertanyaan KAPAN?????

Mas Jun

Working In Silence & Move When The Time Is Right. | Live Slow, Die Whenever. | A Motorcycle & A Mission | Lucky Bastard | Drink Too Much Coffee | me@masjun.com

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *